Assalamu'allaikum...

Gambar Via Beritasatu

Pestisida menjadi bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, atau membasmi organisme pengganggu pada tumbuh-tumbuhan. Biasanya orang menyebut produk sayur dan buah yang menggunakan bahan pestisida disebut sayuran non-organik, penggunaan bahan pestisida membuat orang lebih banyak mencari sayur-sayuran dan buah organik dibandingkan dengan non-organik. Tapi yang mudah ditemukan di pasaran adalah sayur-sayuran yang non-organik dan kalau pun ada sayuran organik, itu pun harganya jauh lebih mahal.

Penggunaan pestisida agar menghindarkan tumbuhan dari serangan hama, membuat pestisida akan terikut di saat tumbuhan seperti Sayuran dan Buah dipanen. Kemudian kita membelinya, lalu diolah menjadi makanan untuk keluarga.

Tanpa pengolahan yang benar, tentu zat pestisida akan ikut terolah menjadi makanan. Nah, lalu bagaimana cara pengolahan yang benar, agar zat pestisida hilang dari Sayuran dan Buah? Berikut ini cara :

#Langkah Pertama
Pestisida bisa dinetralisir salah satunya dengan menggunakan campuran ekstrak biji anggur, baking soda, dan cuka putih yang dilarutkan dalam air. Semprotkan cairan tersebut pada sayur dan buah sebelum disajikan.

Kemudian bahan lain yang bisa digunakan adalah campuran lemon, cuka putih, serta air bersih yang disemprotkan pada sayur dan buah.

#Langkah Kedua
Setelah diberi campuran bahan anti pestisida, buah dan sayur didiamkan kurang lebih 10 menit, kemudian bilas dan rebus.

#Langkah Ketiga
Untuk jenis sayuran tertentu seperti timun dan kubis, sebaiknya dihilangkan terlebih dulu bagian kulitnya. Setelah itu bisa menggunakan rendaman air garam dan lemon untuk menetralisir pestisida.

Itulah beberapa tips menghilangkan pestisida pada sayuran dan buah-buahan yang Saya kutip dari beritasatu, semoga bermanfaat bagi Anda. ;)