Daftar Wanita Terkaya Yang Menjadi CEO Di Perusahaan Teknologi

Kesetaraan jender saat ini bukan menjadi halangan untuk berkembang dan menempati posisi yang sangat penting di suatu perusahaan, tak terkecuali di dunia teknologi.


Lembaga peneliti dari Singapura, Wealth-X baru saja merilis lima daftar perempuan terkaya di sektor teknologi. Mereka berhasil menjadi triliuner dengan menjadi chief executive officer (CEO) dan pemegang saham di beberapa perusahaan teknologi besar.

Berikut ini daftar Wanita-wanita tersebut :
  • Posisi pertama perempuan terkaya dari teknologi diduduki Meg Whitman. Dia berhasil mengumpulkan harta senilai US$1,3 miliar (Rp16,71 triliun). Saat ini, Whitman merupakan CEO di Hewlett-Packard (HP). Namun, tampaknya, sebagian besar kekayaan Whitman berasal dari penjualan sahamnya di eBay. Sebelum di HP, Whitman merupakan pemimpin di eBay sejak 1998 hingga 2008.
  • Rangking kedua ditempati Chief Operating Officer Facebook, Sherly Sandberg, dengan total kekayaan US$1,3 miliar (Rp16,718 triliun). Sejak bergabung dengan Facebook tahun 2008, dia mendapatkan saham perusahaan sebagai kompensasi.Pada tahun 2012, dia menjual sebagaian sahamnya di Facebook. Penjualan itu membuatnya mendapat uang senilai US$700 juta (Rp9 triliun), sebelum pajak. Meski begitu, dia masih memiliki saham Facebook yang nilainya ditaksir mencapai US$430 juta (Rp5,5 triliun).
  • Co-founder Alibaba, Lucy Peng (juga dikenal sebagai Peng Lei) menduduki peringkat ketiga perempuan terkaya versi Wealth-X. Dia memiliki kekayaan pribadi senilai US$1,2 miliar (Rp15,43 triliun).
  • Posisi keempat ditempati Wang Hsueh Hong yang menjadi petinggi di HTC, Taiwan. Kekayaannya mencapai US$890 juta (Rp11,44 triliun).
  • Sementara, peringkat kelima diduduki perempuan berumur 39 tahun, Marissa Mayer, CEO Yahoo, dengan kekayaan senilai US$410 juta (Rp5,27 triliun).
Itulah ke lima wanita triliuner yang diolah dari Vivanews. Jika ditotal, kekayaan kelima perempuan itu hampir mencapai US$5 miliar atau Rp64,3 triliun. Makanya, mereka layak disebut sebagai triliuner, bukan miliarder (Bagi mata uang Indonesia :D ).

Posting Komentar

0 Komentar